Sistem Informasi Manajemen (SIM)
peran potensial informasi strategis
dalam memberikan keuntungan bagi perusahaan
NAMA : Try Oktavia
NPM : 48211615
TUGAS : Tugas 6
KELAS : 3DA01
UNIVERSITAS GUNADARMA
Pendahuluan
Informasi sangat berperan penting
di dalam suatu perusahaan untuk mendukung kelangsungan perusahaannya.Jika
perusahaan kurang mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan
mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam mengambil
keputusan-keputusan strategis sangat
terganggu, yang pada akhirnya akan mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan
pesaingnya.
Tujuan utama dari
perusahaan adalah untuk memelihara operasi yang menghasilkan keuntungan,
sehingga ia dapat terus memberikan produk dan pelayanan (barang dan jasa) yang
dibutuhkan oleh pelanggannya. Perusahaan harus menjalankan tujuannya tersebut
dalam kendala yang diakibatkan oleh lingkungan.walaupun semua elemen dapat
mengakibatkan terjadinya kendala, namun yang paling kelihatan adalah yang
datangnya dari pesaing. Pesaing secara aktif berusaha untuk menyaingi
keberhasilan perusahaan tersebut.
Teknologi Informasi yang
dilakukan dikategorikan sebagai berikut
1.
Aplikasi Teknologi Informasi yang menjadi landasan dari berbagai aplikasi
lain yang ada di dalam Perusahaan antara lain sistem operasi, basis data,
network management dan lain-lain.
2.
Aplikasi yang sifatnya mendasar (utility) yaitu aplikasi Teknologi
Informasi yang dipergunakan untuk berbagai urusan utilisasi sumber daya Perusahaan
anatara lain sistem penggajian, sistem akuntansi & keuangan dan lain-lain.
3.
Aplikasi Teknologi Informasi yang sesuai dengan kebutuhan
spesifikPerusahaan terutama yang berkaitan dengan proses penciptaan produk/jasa
yang ditawarkan Perusahaan antara lain Aplikasi Properti, Aplikasi Forwarding
dan Aplikasi Pergudangan.
Pembahasan
Definisi Manajemen Sumber
Informasi
IRM adalah konsep manajemen
sumber informasi yang mengenal informasi sebagai sumber organisasional utama
yang harus dikelola dengan tingkat kepentingan yang sama seperti sumber
organisasional dominan lain seperti orang, keuangan, peralatan & manajemen.
Tipe-tipe dari sumber informasi
Informasi umum, informasi dari
para spesialis, para pemakai, fasilitas-fasilitas, database, software, hardware.
Informasi sebagai sumber
strategis
Informasi merupakan salah satu
sumber yang dapat menghasilkan keuntungan kompetitif. Caranya : Dengan
memfokuskan pada pelanggan & membangun sistem informasi yang bisa
meningkatkan arus informasi antara perusahaan dan elemen lingkungannya.
Corporate Information Management
(CIM) adalah suatu sistem berbasis komputer yang dapat melakukan semua
tugas akuntansi standar bagi semua unit organisasi secara terintegrasi dan
terkoordinasi. CIM Merupakan Platform teknologi yang bisa menyatukan semua
informasi dari berbagai bagian menjadi satu informasi secaralogical, sehingga perusahaan/organisasi
mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan mudah.
Peran Potensial Informasi Strategis Dalam Memberikan Keuntungan Bagi Perusahaan
Informasi Strategis digunakan untuk mengambil keputusan jangka panjang,
mencakup informasi eksternal (tindakan pesaing, langganan), rencana perluasan
perusahaan dan sebagainya.
Informasi strategis sangat memiliki peranan penting dalam perusahaan untuk
memperoleh keuntungan.Agar informasi strategis dapat bersaing secara
kompetitif,maka dibutuhkan sistem informasi strategisistem Informasi Strategis
(SIS) adalah dukungan terhadap sistem yang ada dan membantu dalam mencapai
keunggulan kompetitif atas pesaing organisasi dalam hal adalah tujuan.Sistem
Informasi dapat mempengaruhi aktivitas bisnis perusahaan secara keseluruhan
sehingga dapat membantu perusahaan dalam persaingan bisnis dengan perusahaan
lainnya.
Sistem informasi strategis tentunya memiliki suatu rencana strategis berupa
rencana strategis sumber daya informasi (Strategic Plan for Information
Resources-SPIR) yang telah dikembangkan untuk mendukung Rencana Strategis
Organisasi dengan menggabungkan dan menerapkan sumber daya informasi yang
dibutuhkan untuk mencapai tujuan-tujuan strategis. sebuah organisai juga akan
dapat mencapai keunggulan kompetitif melalui penggunaan sumber daya virtualnya.
Di dalam bidang system informasi, keunggulan kompetitif (competitive advantage)
mengacu pada penggunaan informasi untuk mendapatkan pengungkitan (leverage).
Ingat bahwa para pimpinan organisasi menggunakan sumber daya virtual
sekaligus juga fisik dalam memenuhi tujuan-tujuan strategis perusahaan. Pada
manajerial yang tertinggi –tingkat perencanaan strategis- sistem informasi
dapat digunakan untuk mengubah arah sebuah organisasi dalam mendapatkan
keunggulan strategisnya. Keunggulan strategis (strategic advantage) adalah
keunggulan yang memiliki dampak fundamental dalam membentuk operasi organisasi.
Sistem informasi dapat digunakan untuk menciptakan suatu keunggulan strategis.
Tingkat strategis akan menentukan arah dan tujuan organisasi, namun tetap masih
terdapat kebutuhan akan suatu rencana yang dpat mencapai suatu strategi yang
menyadari arti penting dari keamanan.
Sistem
Informasi untuk Pengambilan Keputusan Manajemen
Sistem informasi manajemen atau SIM (management
information system) adalah sistem informasi yang dirancang untuk menyediakan
informasi akurat, tepat waktu, dan relevan yang dibutuhkan untuk pengambilan
keputusan oleh para manajer. Konsep SIM adalah meniadakan pengembangan yang
tidak efisien dan penggunaan komputer yang tidak efektif. Konsep SIM sangat
penting untuk sistem informasi yang efektif dan efisien oleh karena:
1. Menekankan pada orientasi manajemen (management
orientation) dari pemrosesan informasi pada bisnis yang bertujuan mendukung
pengambilan keputusan manajemen (management decision making).
2. Menekankan bahwa kerangka sistem (system framework)
harus digunakan untuk mengatur penggunaan sistem informasi.
Penggunaan sistem informasi pada bisnis harus dilihat
sebagai suatu integrasi dan berhubungan, tidak sebagai proses yang berdiri
sendiri. Secara garis besar SIM terdiri dari 3 macam, yaitu (1) information
reporting systems, (2) decision support systems, dan (3) executive information
systems.
1. Information Reporting Systems
Information reporting systems (IRS) menyediakan informasi produk bagi manajerial end users untuk membantu mereka dalam pengambilan keputusan dari hari ke hari. Akses data IRS berisi informasi tentang operasi internal yang telah diproses sebelumnya oleh transaction processing systems. Informasi produk memberi gambaran dan laporan yang dapat dilengkapi (1) berdasarkan permintaan, (2) secara periodik, atau (3) ketika terjadi situasi pengecualian. Sebagai contoh, manajer penjualan dapat menerima laporan analisa penjualan setiap minggunya untuk mengevaluasi hasil penjualan produk.
2. Decision Support Systems
Decision support systems (DSS) merupakan kemajuan dari information reporting systems dan transaction processing systems. DSS adalah interaktif, sistem informasi berbasis komputer yang menggunakan model keputusan dan database khusus untuk membantu proses pengambilan keputusan bagi manajerial end users. Sebagai contoh, program kertas kerja elektronik memudahkan manajerial end user menerima respon secara interaktif untuk peramalan penjualan atau keuntungan.
1. Information Reporting Systems
Information reporting systems (IRS) menyediakan informasi produk bagi manajerial end users untuk membantu mereka dalam pengambilan keputusan dari hari ke hari. Akses data IRS berisi informasi tentang operasi internal yang telah diproses sebelumnya oleh transaction processing systems. Informasi produk memberi gambaran dan laporan yang dapat dilengkapi (1) berdasarkan permintaan, (2) secara periodik, atau (3) ketika terjadi situasi pengecualian. Sebagai contoh, manajer penjualan dapat menerima laporan analisa penjualan setiap minggunya untuk mengevaluasi hasil penjualan produk.
2. Decision Support Systems
Decision support systems (DSS) merupakan kemajuan dari information reporting systems dan transaction processing systems. DSS adalah interaktif, sistem informasi berbasis komputer yang menggunakan model keputusan dan database khusus untuk membantu proses pengambilan keputusan bagi manajerial end users. Sebagai contoh, program kertas kerja elektronik memudahkan manajerial end user menerima respon secara interaktif untuk peramalan penjualan atau keuntungan.
3. Executive Information Systems
Executive information systems (EIS) adalah tipe SIM yang sesuai untuk kebutuhan informasi strategis bagi manajemen atas. Tujuan dari sistem informasi eksekutif berbasis komputer adalah menyediakan akses yang mudah dan cepat untuk informasi selektif tentang faktor-faktor kunci dalam menjalankan tujuan strategis perusahaan bagi manajemen atas. Jadi EIS harus mudah untuk dioperasikan dan dimengerti.
4. Expert Systems
Expert systems (sistem pakar) merupakan salah satu aplikasi artificial intelligence (AI) yang paling banyak digunakan. Expert systems (ES) adalah sistem informasi berbasis pengetahuan yang menggunakan pengetahuannya untuk bertindak sebagai konsultan ahli dalam area yang spesfik kepada pengguna. ES telah digunakan dalam berbagai bidang seperti kedokteran, teknik, ilmu fisika, dan bisnis. Sebagai contoh, ES digunakan untuk mendiagnosa penyakit, pencarian mineral, menganalisa senyawa kimia, dan perencanaan keuangan.
5. End User Computing Systems
End user computing (EUC) systems adalah sistem informasi berbasis komputer yang secara langsung mendukung aplikasi operasional dan manajerial oleh end users. Dalam EUC systems, end user menggunakan stasiun kerja mikrokomputer dan bermacam perangkat lunak untuk mendapatkan kembali informasi, pendukung keputusan, dan pengembangan aplikasi. Sebagai contoh, pengguna dapat megirim surat elektronik, menggerakkan model analitik, atau membangun aplikasi bisnis yang baru.
Sistem informasi dapat memainkan peran yang besar dalam mendukung tujuan strategis dari sebuah perusahaan. Sebuah perusahaan dapat bertahan dan sukses dalam waktu lama jika perusahaan itu sukses membangun strategi untuk melawan kekuatan persaingan yang berupa
1. persaingan dari
para pesaing yang berada di industri yang sama,
2. ancaman dari
perusahaan baru,
3. ancaman dari
produk pengganti,
4. kekuatan
tawar-menawar dari konsumen, dan
5. kekuatan
tawar-menawar dari pemasok.
Kesimpulan
Suatu strategi yang telah terkenal adalah penetapan atau
pembangunan pusat informasi, ini merupakan pemecahan yang
dapatdiimplemestasikan dengan cepat, namun hal ini harus diikuti oleh
perubahan-perubahan yang mendasar dari sifat-sifat yang telah permanen. Sutu
contoh perubahan yang mendasar ini adalahbahwa pelayanan informasi melepaskan
tugas sebagai pemrosesan dan ia diberi tugas khusus untuk mengontrol jaringan.
Pada bagian dibawah ini, kita akan membahas dua strategi tersebut.
Manager harus berinisiatifmengidentifikasi jenis sistem
yang dapat dijadikan sebagai keunggulan strategis bagi organisasinya.Walaupun
beberapa industri sudah melangkah maju namun sebagian besar masih
tertinggal.Alasannya masih cukup sederhana yakni teknologi informasi yang ada
tidak layak diterapkan ke perusahaan.
Daftar Pustaka