Sistem Informasi Manajemen (SIM)
Peranan Sistem Informasi Manajemen
Dan Sistem Informasi Organisasi Dalam Pemecahan Masalah
NAMA : Try Oktavia
NPM : 48211615
TUGAS : Tugas 5
KELAS : 3DA01
UNIVERSITAS GUNADARMA
Pendahuluan
Sistem adalah himpunan sesuatu yang
berwujud atau abstrak yang terdiri dari bagian-bagian atau komponen-komponen
yang saling berkaitan dan secara keseluruhan bersatu dalam satu kesatuan
(unity) untuk mencapai tujuan tertentu secara efisien dan efektif. Sistem
Informasi adalah suatu rangkaian informasi yang di dalamnya terdiri dari
bagian-bagian informasi yang berhubungan atau saling berketergantungan satu
sama lain.
Sistem
informasi manajemen (SIM) adalah suatu sistem yang biasanya diterapkan dalam
suatu organsasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan informasi yang
dihasilkan dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen atau dengan kata lain
teknik pengelolaan informasi dalam suatu organisasi.
Pembahasan
SIM
ini mempunyai peranan yang sangat penting di dalam suatu organisasi. Karena
sangat mempengaruhi terhadap maju mundurnya sebuah organisasi. Setiap
organisasi baik itu organisasi yang besar maupun yang kecil pasti mempunyai
sistem informasi yang berbeda-beda, tergantung dari kebutuhan dan masalah yang
terjadi pada organisasi tersebut.
Sekarang
ini, penerapan SIM dalam suatu organisasi pasti akan melibatkan penggunaan
komputer untuk membantu mengolah data yang ada untuk menjadi informasi yang
dibutuhkan.
Jadi organisasi dapat
didefinisikan sebagai berikut :
1. Organisasi
dalam arti badan yaitu kelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan
tertentu.
2. Organisasi
dalam arti bagan yaitu gambaran skematis tentang hubungan kerjasama dari
orang-orang yang terlibat dalam organisasi untuk mencapai tujuan bersama.
Bentuk-bentuk organisasi dapat dibedakan
atas :
1. Organisasi
Garis
Merupakan bentuk organisasi tertua dan paling sederhana, diciptakan oleh Henry Fayol. Ciri-ciri bentuk organisasi ini yaitu organisasinya masih kecil, jumlah karyawan sedikit dan saling mengenal serta spesialisasi kerja belum tinggi.
Merupakan bentuk organisasi tertua dan paling sederhana, diciptakan oleh Henry Fayol. Ciri-ciri bentuk organisasi ini yaitu organisasinya masih kecil, jumlah karyawan sedikit dan saling mengenal serta spesialisasi kerja belum tinggi.
2. Organisasi
Garis dan Staf
Dianut oleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu tugasnya memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pimpinan di dalam organisasi.
Dianut oleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu tugasnya memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pimpinan di dalam organisasi.
3. Organisasi
Fungsional
Organisasi yang disusun atas dasar yang harus dilaksanakan. Organisasi ini dipakai pada perusahaan yang pembagian tugasnya dapat dibedakan dengan jelas.
Organisasi yang disusun atas dasar yang harus dilaksanakan. Organisasi ini dipakai pada perusahaan yang pembagian tugasnya dapat dibedakan dengan jelas.
4. Organisasi
Panitia
Organisasi dibentuk hanya untuk sementara waktu saja, setelah tugas selesai maka selesailah organisasi tersebut.
Organisasi dibentuk hanya untuk sementara waktu saja, setelah tugas selesai maka selesailah organisasi tersebut.
Pengertian
dan Fungsi Organisasi
Fungsi pengorganisasian berkaitan
erat dengan fungsi perencanaan, karena pengoganisasian pun harus direncanakan.
Pengertian pengoganisasian dan organisasi berbeda. Pengoganisasian adalah
fungsi manajemen dan merupakan suatu proses yang dinamis, sedangkan organisasi
merupakan alat atau wadah yang statis. Pengoganisasian dapat diartikan
penentuan pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan, pengelompokan tugas-tugas
dan membagi-bagikan pekerjaan kepada setiap karyawan, penetapan
departemen-departemen serta penentuan habungan-hubungan. Organizing berasal
dari organize yang berarti menciptakan struktur dengan bagian-bagian yang
diintegrasikan sedemikian rupa, sehingga hubunganya satu sama lain terikat oleh
hubungan terhadap keseluruhanya. Organisasi diartikan menggambarkan pola-pola,
skema bagan yang menunjukkan garis-garis perintah, kedudukan karyawan,
hubungan-hubungan yang ada dan lain sebagainya.
Dalam mencapai maksud dan tujuan organisasi, ada 4 fungsi
organisasi yang sangat perlu diperhatikan berkaitan dengan manajemen
organisasi, yakni:
1. Planning (perencanaan)
Hal yang berkaitan dengan perencanaan dalam organisasi diantaranya dalah rencana-rencana yang coba disusun oleh pengelola organisasi, seperti rencana kerja atau kegiatan serta anggaran yang diperlukan, teknis pelaksanaannya bisa melalui rapat-rapat.
1. Planning (perencanaan)
Hal yang berkaitan dengan perencanaan dalam organisasi diantaranya dalah rencana-rencana yang coba disusun oleh pengelola organisasi, seperti rencana kerja atau kegiatan serta anggaran yang diperlukan, teknis pelaksanaannya bisa melalui rapat-rapat.
2. Organizing (pengaturan)
Dalam hal pengaturan, unsur yang perlu diperhatikan & diwujudkan adalah :
Dalam hal pengaturan, unsur yang perlu diperhatikan & diwujudkan adalah :
Struktur Organisasi yang mampu
menunjukkan bagaimana hubungan (relationship) antara organisasi/bagian/seksi
yang satu dengan yang lain.
Job Description yang jelas yang
mampu menjelaskan tugas masing-masing bagian.
Bentuk Koordinasi antar bagian dalam
organisasi (misal. Rapat Koordinasi antar bagian, Rapat Pimpinan antar
Organisasi, dll)
Penataan dan Pendataan Arsip & Inventaris Organisasi
Harus diatur dan ditata dengan baik administrasi organisasi, seperti surat masuk, surat keluar, laporan laporan, proposal keluar, data anggota, AD/ART, GBHK, presensi, hasil rapat, inventarisasi yang dimiliki, perangkat yang dipinjam dll.
Harus diatur dan ditata dengan baik administrasi organisasi, seperti surat masuk, surat keluar, laporan laporan, proposal keluar, data anggota, AD/ART, GBHK, presensi, hasil rapat, inventarisasi yang dimiliki, perangkat yang dipinjam dll.
3. Accounting
(Pelaporan)
Pelaporan merupakan unsur wajib yang harus dilakukan untuk menunjukkan sikap & rasa tanggung jawab dari pengurus kepada anggotanya ataupun kepada struktur yang berada diatasnya.
Pelaporan merupakan unsur wajib yang harus dilakukan untuk menunjukkan sikap & rasa tanggung jawab dari pengurus kepada anggotanya ataupun kepada struktur yang berada diatasnya.
4. Controling (pengawasan)
Tugas organisasi ataupun pimpinan
organisasi yang tidak boleh terlewatkan adalah melakukan pengawasan terhadap
aktifitas organisasi ataupun realisasi kegiatan dan penggunaan anggaran
PERANAN SIO(Sistem Informasi
Organisasi)
Selama proses pemecahan masalah,
manajer akan terlibat dalam pengambilan keputusan, yaitu tindakann memilih
alternative tindakan. Keputusan adalah tindakan tertentu yang di
pilih. Biasanya pemecahan masalah akan membutuhkan beberapa keputusan.
1. Peranan
Interpersonal
·
Figur Pimpinan: Manajer melakukan tugas-tugas
seremonial, seperti memberikan tur ke fasilitas bagi tamu yang berkunjung.
·
Pimpinan: Manajer memelihara unitnya dengan
memperkerjakan dan melatih staf serta memberikan motivasi dan semangat.
·
Hubungan: Manajer melakukan kontak dengan
orang-orang diluar unit manajer itu sendiri (sesama manajer dan pihak lain di
dalam lingkugan unit) dengn tujuan menjalankan urusan-urusan bisnis.
2. Peranan
Informasional
·
Monitor: Manajer terus mencari informasi yang
berisa kinerja unitnya.
·
Desimenator: Manajer meneruskan informasi yang
berharga ke pihak-pihak lain di dalam unitnya.
·
Juru Bicara: Manajer meneruskan informasi yang
berharga ke pihak-pihak diluar unit(atasan dan orang-orang di dalam
lingkungan).
3. Peranan
Keputusan
·
Wirausaha: Manajer melakukan perbaikan yang
permanen terhadap unit, seperti mengubah struktur organisasi.
·
Penanganan Gangguan: Manajer memberikan reaksi
terhadap peristiwa-peristiwa yang tidak di antisipasi sebelumnya, seperti
devaluasi mata uang di Negara-negara asing di mana perusahaan memiliki operasi.
·
Pengalokasi Sumber Daya: Manajer mengendaikan
kas unitnya, menentukan berbagai sub unit mana akan menerima sumber daya apa.
·
Negosiator: Manajer menyelesaikan perselisihan
yang terjadi di dalam unit dan antara unit dengan lingkungannya.
Sistem Informasi Manajemen Dalam
Pemecahan Masalah
Ada 2
dasar yaitu :
a. Sumber
Daya Informasi Seorganisasi
Sistem
Informasi Manajemen adalah suatu cara organisasi untuk menyediakan informasi
dalam rangka pemecahan masalah. Sistem tersebut format dari para eksekutif
untuk menyediakan computer sebagai lat bantu bagi manajer untuk memecahkan
masalah.
b. Identifikasi dan Pemahaman Masalah
Ide utama dibalik Sistem Informasi Manajemen adalah menjaga agar pasokan informasi mengalir terus ke manajer.
Ide utama dibalik Sistem Informasi Manajemen adalah menjaga agar pasokan informasi mengalir terus ke manajer.
Kesimpulan
Sistem Informasi Manajemen dalam pemecahan masalah ada 2 dasar yaitu,:
1. Sumber Daya Informasi Seorganisasi
Sistem Informasi Manajemen adalah suatu cara organisasi untuk menyediakan
informasi dalam rangka pemecahan masalah. Sistem tersebut merupakan suatu
komitmen format dari para eksekutif untuk menyediakan komputer sebagai alat
bantu bagi manajer untuk memecahkan masalah.
2. Identifikasi dan Pemahaman Masalah
Ide utama dibalik S.I.M adalah menjaga agar pasokan informasi mengalir
terus ke manajer.
Sistem Informasi Manajemen
Suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa
pemakai dengan kebutuhan yang serupa.
Daftar
Pustaka
http://deryfirmansyah09.blogspot.com/2011/12/bab-7-sistem-informasi-berbasis.html#!/2011/12/bab-7-sistem-informasi-berbasis.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar